
Indeks dolar jatuh ke level 99,5 pada hari Rabu(16/4), melanjutkan penurunannya bulan ini ke level terendah dalam tiga tahun karena tarif agresif oleh Presiden Trump menekan prospek pertumbuhan AS.
Presiden meluncurkan penyelidikan untuk mengenakan tarif pada mineral penting, yang berpotensi meningkatkan perang dagang dengan Tiongkok tak lama setelah konsesi pada otomotif dan elektronik menghentikan aksi jual aset berdenominasi dolar.
Selain potensi tarif pada mineral penting, Gedung Putih juga mempertahankan ancaman tarif pada tembaga, farmasi, dan semikonduktor.
Ketidakpastian hubungan perdagangan antara AS dan mitra ekonomi utama meningkatkan kekhawatiran akan datangnya resesi di antara para pemimpin bisnis utama dan pelaku pasar, yang memicu arus keluar ke pasar luar negeri yang menekan dolar, ekuitas AS, dan sekuritas Treasury AS secara bersamaan.
Tekanan pada dolar tetap ada meskipun pembacaan inflasi rendah dari Kanada, Zona Euro, dan Inggris. (Newsmaker23)
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...